materi perkuliahan KD 1
-pertemuan pertama
-pertemuan ke dua
gogogo!!! semanya gabung aja, di jamin ga bakal nyesel! yang pentig punya paypal
Tampilkan postingan dengan label kuliah yooo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah yooo. Tampilkan semua postingan
Kamis, 18 Maret 2010
materi perkuliahan Hukum Organisasi Internasional Kelas A
ini adalah link power point dari perkuliahan HOI mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan ke empat
1. pertemuan pertama
2. pertemuan ke dua
3. pertemuan ke tiga
4. pertemuan ke empat
1. pertemuan pertama
2. pertemuan ke dua
3. pertemuan ke tiga
4. pertemuan ke empat
Label:
kuliah yooo
Senin, 01 Maret 2010
Jenis - jenis Dosen
Proses belajar mengajar (PBM) di perguruan tinggi sangat menentukan kualitas lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi itu sendiri, betul?? Proses belajar mengajar yang bermutu tinggi akan menghasilkan lulusan yang bermutu, sebaliknya jika mutu PBM rendah akan mengakibatkan kualitas lulusan pun rendah pula. Meskipun PBM hanyalah salah satu faktor yang menentukan kualitas lulusan, namun faktor PBM ini menempati urutan utama. Faktor lain yang sangat menentukan selain PBM adalah kualitas input mahasiswa. Semakin tinggi kualitas input, maka dapat diharapkan kualitas lulusan juga akan semakin baik. Akan sangat sulit menghasilkan lulusan yang bermutu baik, jika mutu inputnya lebih baik. Ibarat inputnya tembaga maka akan sulit menghasilkan produk setingkat emas. namun manusia tidak dapat disamakan dengan benda mati.
Berikut ini beberapa jenis dosen yang disukai oleh sebagian besar mahasiswa.
Dalam banyak hal, mahasiswa menyukai dosen yang tidak pelit dalam memberi nilai. Orientasi mahasiswa tipe ini hanyalah kepada nilai dan bukan kepada penguasaan materi perkuliahan. Mereka kurang peduli apakah materi yang diberikan oleh dosen bermutu atau tidak. Bagi mereka yang penting adalah mendapat nilai baik. Jika perlu dengan sedikit usaha mendapat nilai A. Inilah prinsip ekonomi yang diterapkan oleh mahasiswa, yaitu ”sedikit daya usaha mendapat nilai yang baik”. Mahasiswa tipe ini kurang peduli apakah dosennya mengajar serius, sering tidak masuk atau hanya bersenda gurau. Yang penting nilainya bagus. Nah, ada kecenderungan bahwa dosen yang sering tidak masuk akan memberikan nilai yang tinggi-tinggi. Nah, dosen tipe inilah yang banyak disukai oleh mahasiswa.
Sesungguhnya mahasiswa yang bertipe seperti ini sangatlah merugi. Di ibaratkan bahwa perguruan tinggi sebagai penjual – dalam hal ini jasa pendidikan – sedangkan mahasiswa sebagai pembeli. Normalnya, pembeli akan merasa rugi jika yang dibelinya tidak sesuai dengan yang ditawarkan oleh penjual. agar teman-teman lebih mengerti saya contohkan, jika anda membeli buah rambutan sebanyak 5 kg tetapi ternyata setelah ditimbang ulang beratnya hanya 4,5 kg apakah anda akan merasa senang? Ora tho?? Nah, demikian pula seharusnya seorang mahasiswa sebagai pembeli jasa. Jika layanan yang diberikan oleh dosen tidak sesuai dengan yang ditawarkan oleh pemberi jasa, maka seharusnya mahasiswa protes. Misalnya, jika dosen sering tidak masuk, atau materinya kurang bermutu, mahasiswa seharusnya protes keras. Tetapi hal seperti ini jarang dilakukan oleh mahasiswa.
Oknum mahasiswa atau sebagian besar menyukai dosen yang tidak terlalu kaku dalam menerapkan aturan. Artinya, mahasiswa sangat menyukai dosen yang sering memberikan kebijaksanaan – yang seringkali kebijaksanaan itu melanggar aturan–. Mahasiswa tipe ini tentunya cenderung kepada perilaku yang tidak disiplin seperti sering terlambat, sering tidak masuk kelas, tidak tahu mana yang harus diprioritaskan, kurang melaksanakan tugas dengan baik. Nah, ketika dosennya menerapkan aturan, maka mahasiswa menjulukinya sebagai ”dosen killer”. Perilaku yang tidak disiplin dalam menerapkan aturan akan membawa dampak negatif terhadap mutu lulusan. Tidak dapat dibayangkan jika mahasiswa tipe ini nantinya menjadi pemimpin. Celakanya, tidak semua dosen memang yang menerapkan aturan, sehingga di kalngan mahasiswa timbul fenomena seperti yang saya uraikan tadi. Seharusnya, mahasiswa dididik untuk berusaha sekuat tenaga menerapkan aturan yang berlaku. Hal ini bukan untuk membatasi gerak-gerik mereka tetapi lebih banyak mengarahkan perilaku mereka ke arah nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku.
Dosen memang harus membuat kelas menarik bagi mahasiswa, sehingga mereka menjadi tertarik dan tekun serta mampu memahami apa yang disampaikannya. Tidak mudah memang. Ada oknum dosen yang ketika akan mengajar tidak melakukan persiapan apa-apa. Dalihnya, kan saya sudah menguasai ilmu itu sebab dari tahun ke tahun yang saya ajar kan itu-itu saja. Anggapan ini kurang tepat, karena: 1) yang dihadapi oleh dosen pada setiap semester itu berbeda, yaitu berbeda mahasiswanya, berbeda situasinya dll; 2) ipteks selalu berkembang sehingga dosen seharusnya selalu mengikuti perkembangan ipteks itu; 3) metode pembelajaran yang diterapkan pada tahun lalu bisa jadi tidak cocok untuk tahun berikutnya; 4) dosen juga harus mengevaluasi PBM yang mereka lakukan dan kemudian melakukan perbaikan-perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
Memang seharusnya demikian. Dosen di era globalisasi ini harus mampu mengubah sikap mereka yang dahulu bersikap feodalis menjadi domokratis. Dahulu mungkin dosen berfungsi sebagai memberi ilmu tetapi sekarang fungsi dosen adalah sebagai fasilitator. Di era teknologi informatika ini antara dosen dan mahasiswa tidak ada batas untuk mengakses informasi. Jadi, bisa jadi mahasiswa akan lebih menguasai dalam beberapa hal demikian pula sebaiknya. Oleh sebab itu, PBM yang diterapkan di era sekarang ini adalah saling transfer ilmu, dimana tentu saja dosen sebagai fasilitator harus mampu mengarahkan dan memberi masukan yang berharga bagi mahasiswa. Jadi, dosen dan mahasiswa bisa saja terlibat dalam suatu diskusi yang ramai. Ketika ada pendapat mahasiswa yang lebih benar atau lebih logis, maka sang dosen dengan senang hati menerimanya sebagai suatu masukan yang berharga baginya. Demikian pula sebaliknya mahasiswa. Jelas, disini diperlukan tipe dosen yang demokratis. Dosen sangat menghargai pendapat mahasiswa. Nah, untuk dosen-dosen yang masih bertipe paradigma lama sebaiknya segera mengubah sikapnya.
Salah satu tugas dosen adalah membimbing mahasiswa dari mulai masuk sampai mahasiswa lulus. Segala persoalanyang berkaitan dengan suksesnya mahasiswa harus mendapat perhatian dosen terutama dosen pembimbing. Dosen yang baik adalah dosen yang berusaha mengerti masalah yang dihadapi dan berusaha untuk mencari solusi yang tepat. Namun dalam prakteknya, mahasiswa sangat jarang berkonsultasi dengan dosen pembimbingnya. Mungkin mereka segan, mungkin kurang sosialisasi, mungkin takut atau mungkin memang tidak mau berurusan dengan dosen, atau bahkan mungkin kurang percaya. Nah, hal-hal seperti ini harus mendapat perhatian para dosen agar mahasiswa bersedia untuk berkonsultasi untuk setiap masalah yang tidak dapat dipecahkan oleh mahasiswa itu sendiri. Di satu sisi, mungkin dosen memang kurang perhatian terhadap masalah yang dihadapi oleh mahasiswa, atau terlalu sibuk, atau karena hal-hal lain. Oleh sebab itu, perlu adanya media komunikasi yang tepat untuk menjembatani mahasiswa-dosen.
Selain 5 jenis dosen tersebut mungkin masih ada jenis - jenis dosen yang lainnya yang yidak disebutkan di dalam artikel ini. semoga artikel ini bisa membantu. Sukses ya buat semua mahasiswa.
kutipan dari Uripsantoso
Label:
kuliah yooo
Rabu, 24 Februari 2010
perayaan wisuda dengan telanjang bersama????
Banyak cara dilakukan untuk mengekspresikan kegembiraan karena kelulusan . Bagi yang bijaksana mungkin dengan sujud syukur atau berterima kasih pada Tuhan YME ada pula dengan yang berpesta. Bila di Indonesia setiap kali kelulusan siswa SMU dan SMP selalu diwarnai dengan aksi coret coretan pakaian dan konvoi yang meresahkan warga maka lain pula cara merayakan kelulusan bagi mahasiswa di Korea Selatan ini.Lain Indonesia lain pula dengan di Korea, belum lama ini heboh beredar di negeri gingseng tersebut foto-foto telanjang para mahasiswa dan mahasiswi di Seoul yang sedang merayakan kelulusan wisuda sarjana mereka dengan pesta telanjang massal. Suatu hal yang sangat tidak wajar dan diluar norma kesusilaan, kalo hal seperti itu di lakukan indonesia bakal di tangkap sama polisi semua karena melanggar UU pornografi.
Hal ini tentu saja membuat banyak kalangan baik pejabat maupun dunia pendidikan di negara itu merasa tercoreng dengan ulah para mahasiswa-mahasiswinya. Foto-foto syur hura hura tanpa busana usai wisuda itu banyak di upload di internet menjadikan para orang tua was-was. Karena kasus ini pulalah hingga sang Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak angkat bicara. Beliau mengatakan reformasi pendidikan merupakan salah satu agenda utama negara tahun ini.
Pembenahan pendidikan tidak hanya dari sisi intelektual namun juga dari sisi norma kesopanan yang termasuk dalam adat istiadat leluhur mereka yang harus dijunjung tinggi. “Mereka telah menodai adat istiadat, kebudayaan dan keramahan bangsa ini. Namun masalah yang mendasar adalah bagaimana menyadarkan para siswa tentang arti sebuah pendidikan,” kata pak presiden Lee. Oleh karenanya pula kurikulum harus segera dirombak total. Hal demikian penting dilakukan sebagai upaya penyelamatan moral generasi penerus bangsa.Belajar dari kejadian tersebut agaknya kita di tanah airpun perlu banyak membenahi sistem pengajaran dan kurikulum yang diterapkan agar lebih mengutamakan kepada budi pekerti, moral, norma dan etika. Mengingat saat inipun di tanah air kita semakin banyak kasus mesum dan pelanggaran kesusilaan dikalangan pelajar dan mahasiswa terutama ditunjang dengan pemanfaatan media komunikasi moderen seperti HP dan internet yang disalah gunakan.
Kita sebagai generasi penerus bangsa ini jangan sampai menjadi rusak moral dan kepribadian karena hal tersebut salah satu modal utama yang diperlukan untuk menjaga martabat kemanusiaan yang berbudi luhur dan terhormat. Sudah terbukti bahwa pendekatan intelektual semata tidaklah cukup tanpa dibekali moral dan etika yang berpedoman pada spiritual yang memadahi. Ingat teman, orang tua kita susah-susah menyekolahkan kita jadi jangan sampai kamu kecewakan mereka.
Label:
kuliah yooo
kuliah kita di permudah atau dipersulit???
Kuliah S1 non reguler di fakultas hukum UNS di persulit karena angkatan 2007 adalah angkatan terakhir. Banyak sekali teman-teman hukum yang mengeluhkan akan hal tersebut, sebenarnya tergantung bagaimana cara kita sebagai mahasiswa menyikapi hal tersebut. Kalau teman-teman menyikapinya dengan positif, perkuliahan tetep lancar dwehhh (koyok awakku iki lhoo). Kan di setiap kesulitan yang di hadapi pasti ada kemudahan yang kita temukan yoo opo ora???
Memang sih sering kali kita mendapatkan kesulitan didalam menjalankan perkuliahan, seperti yang baru-baru ini dialami oleh teman-teman dan saya sendiri. Dalam pengisian KRS tidak bisa berjalan dengan lancar, sebagian besar kesulitan yang dihadapi adalah kehabisan kelas dan jadwal kuliah tabrakan. Namun di samping itu ada kemudahan yang kita peroleh, diantaranya yaitu kita bisa mengambil 24 SKS. Dengan demikian kita bisa lebih cepat lulus.
Kalo kamu rajin, dijamin dehhhh semester 7 adalah semester terakhir yang akan kamu jalani di FH UNS, karena semester depan kamu sudah bisa ambil magang+skripsi, sama halnya seperti yang saya rencanakan. Karena jika kredit SKS yang di capai oleh mahasiswa sudah mencapai 125 sks maka kamu bisa segera mengambil skripsi+magang. Sukses yaaa. . . .
Kalo ada yang salah dalam artikel mohon di betulin yaaa, hehehe
Memang sih sering kali kita mendapatkan kesulitan didalam menjalankan perkuliahan, seperti yang baru-baru ini dialami oleh teman-teman dan saya sendiri. Dalam pengisian KRS tidak bisa berjalan dengan lancar, sebagian besar kesulitan yang dihadapi adalah kehabisan kelas dan jadwal kuliah tabrakan. Namun di samping itu ada kemudahan yang kita peroleh, diantaranya yaitu kita bisa mengambil 24 SKS. Dengan demikian kita bisa lebih cepat lulus.
Kalo kamu rajin, dijamin dehhhh semester 7 adalah semester terakhir yang akan kamu jalani di FH UNS, karena semester depan kamu sudah bisa ambil magang+skripsi, sama halnya seperti yang saya rencanakan. Karena jika kredit SKS yang di capai oleh mahasiswa sudah mencapai 125 sks maka kamu bisa segera mengambil skripsi+magang. Sukses yaaa. . . .
Kalo ada yang salah dalam artikel mohon di betulin yaaa, hehehe
Label:
kuliah yooo

















